<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807</id><updated>2011-04-21T21:01:36.258-07:00</updated><category term='foto'/><category term='Berita Pilgub Jatim'/><category term='Opini'/><category term='Berita'/><title type='text'>$uarahati Online</title><subtitle type='html'>selalu ada berita menyenangkan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-3489270549404120955</id><published>2008-02-28T11:29:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T11:50:53.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ratusan Buruh Outsourcing Petro Unjukrasa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;$UARAHATI Online, Gresik-Ratusan buruh perusahaan outsourcing PT Mekar Jaya Sakti(MJS),Kamis (28/2) menggelar unjur rasa di kantor perusahaan tersebut di kawasan perumahan GKB Randu Agung. Mereka memprotes rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap dua rekan mereka Bambang dan Gunawan, yang dinilai tidak mematuhi aturan sesuai peraturan menteri tenaga kerja (PMTK).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pengunjukrasa mengaku selain bentuk aksi solidaritas, mereka khawatir akan bernasib serupa dengan dua rekannya tersebut. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir order pekerjaan dari PT Petrokimia mulai sepi.  ‘’Kita juga khawatir nasib kami juga akan sama, karena rupanya tinggal menunggu giliran saja kami di PHK,’’ ujar Agus salah seorang pengunjukrasa.Apalagi masa kerja keduanya sudah lebih dari 6 tahun tetapi masih diperlakukan sebagai buruh kontrak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain menuntut pesangon untuk mereka sesuai PMTK, sekitar seratusan buruh berseragam atas coklat muda kombinasi bawah coklat tua tersebut mengharap PT Petrokimia Gresik yang memperkerjakan mereka di proyek las dan kontruksi di lingkungan pabrik Petro juga memberikan semacam pesangon atau tali asih.Perwakilan buruh kemudian diterima pimpinan PT MJS, Bambang, sedangkan rekan lainnya menunggu di luar kantor, sebagian duduk-duduk di taman tepi trotoar jalan Wahidin Sudiro Husodo, depan kantor MJS.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 1 jam berunding, perwakilan buruh, antara lain Faisol dan Abu Salman mengaku keputusan manajemen yang hanya memberikan pesangon 60 persen dari gaji mereka direvisi menjadi 1 kali gaji.Setelah mendapatkan penjelasan dari wakil buruh, mereka membubarkan diri dengan tertib kembali ke tempat kerja masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dikonfirmasi terpisah, kepala biro humas Haryono, menyatakan permasalahan buruh dengan manajemen PT MJS murni permasalahan internal mereka. ‘’Kita ini kontrak pekerjaan dengan mereka, pekerjaan selasai ya sudah, bukan kontrak tenaga kerjanya,’’ kata Haryono. (siswoko)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-3489270549404120955?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/3489270549404120955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=3489270549404120955' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/3489270549404120955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/3489270549404120955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/ratusan-buruh-outsourcing-petro.html' title='Ratusan Buruh Outsourcing Petro Unjukrasa'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-292915446919730859</id><published>2008-02-28T04:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T04:46:53.466-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8aqpHAW-VI/AAAAAAAAAKU/OCmTQvlVOZw/s1600-h/tatok+1.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8aqpHAW-VI/AAAAAAAAAKU/OCmTQvlVOZw/s320/tatok+1.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172008845313505618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Ridwan Hisyam saat jumpa pers dengan wartawan Gresik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$UARAHATI Online, Gresik&lt;/span&gt; - Tatok sapaan akrab Ridwan Hisyam mantan Ketua Golkar Jatim ini siap all out dengan pasangannya Cagub dari PDIP Ir. Sutjipto. Partai boleh beda, tapi keduanya bersatu untuk memenangkan Pilgub Jatim.  Dia mengaku akan mengerahkan segenap pengaruhnya di Kosgoro Jatim maupun kekuatan ormas lainnya seperti NU, Muhamadiyah serta lembaga soaial lainnya agar memberikan dukungan riil kepada Tatok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akan menggunakan semua jaringan baik di level organisasi Kosgoro, ormas keagamaan, ulama maupun kekuatan lainnya.Pengalaman saya di bidang organisasi kemasyarakatan menjadi modal bersama Pak Tjipto untuk memimpinJawa Timur. Visi misi saya adalah ingin merubah perekonomian Jatim agar lebih baik supaya rakyat Jatim makmur dan sejahtera," janji rival berat Ketua DPD Golkar Soenarjo yang mencalonkan Cagub dari Partai berlambang pohon beringin itu. yan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-292915446919730859?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/292915446919730859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=292915446919730859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/292915446919730859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/292915446919730859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/ridwan-hisyam-saat-jumpa-pers-dengan.html' title=''/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8aqpHAW-VI/AAAAAAAAAKU/OCmTQvlVOZw/s72-c/tatok+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-5089232350915286516</id><published>2008-02-28T04:15:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T04:43:48.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Pilgub Jatim'/><title type='text'>Ridwan Hisyam Direstui JK Calonkan Wagub</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8am13AW-UI/AAAAAAAAAKM/j-of4bjpexQ/s1600-h/tatok.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8am13AW-UI/AAAAAAAAAKM/j-of4bjpexQ/s320/tatok.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172004666310326594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;PDIP Gresik Launching Pasangan Cagub-Cawagub&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;$UARAHATI Online,&lt;/span&gt; Gresik - Mantan Ketua DPD Golkar Jatim, H. Ridwan Hisyam direstui Ketua DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) untuk maju mencalonkan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim mendampingi Calon Gubernur (Cagub) dari PDIP Ir. Sutjipto Sudjono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah konsultasi kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Jusuf Kalla, beliau setuju saya maju mencalonkan Cawagub mendampingi Pak Tjipto, tapi soal apakah pencalonan saya itu nantinya berpengaruh atau tidak di internal Golkar beliau menasehati bahwa pencalonan ini adalah hak setiap warga negara yang harus dihormati," kata Tatok sapaan akrab Ridwan Hisyam seusai memberikan pidato politik di acara pengenalan Cagub PDIP Ir. Sutjipto Sudjono dan Cawagub Ridwan Hisyam yang digelar DPC PDIP Gresik di gedung Graha Sarana Petrokimia Gresik, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan alasan Tatok dirinya mau mendampingi Sutjipto dari PDIP itu dia melanjutkan antara dirinya dan Sutjipto adalah teman lama, satu alumnus dari ITS Surabaya dan juga pernah menjadi tim sukses pemenangan Capres Mega-Hasyim pada tahun 2004 lalu. Karena itu Tatok akan all out dalam Pilgub Jatim yang akan digelar pertengahan tahun 2008 ini, bahkan pihaknya siap menanggalkan jabatannya  sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biar pencalonan saya nantinya tidak ruwet dan menimbulkan masalah di internal partai maka saya siap mundur dari jabatan sebagai anggota dewan," ujarnya dengan nada serius.  Ketua Kosgoro Jatim ini menambahkan setelah ia direkomendasi DPP PDIP, dan mendapat restu Megawati Soekarno Putri mendampingi Sutjipto Soedjono sebagai Cawagub, maka Tatok siap&lt;br /&gt;lakukan empat hal. Pertama, siap mendampingi  Sutjito  menjadi Cawagub maju pada Pilgub Jatim. Kedua, siap memenangkan pasangan Tjipto-Ridwan pada Pilgub 23 Juli 2008. Ketiga, siap memenangkan Pileg tahun 2009. Dan, keempat siap memenangkan Megawati Soekarno Putri pada Pilpres 2010 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akan all out mewujudkan empat konsekuensi yang saya buat tersebut," imbuhnya seraya menegaskan ada lima misi yang akan dilakukan kalau dirinya terpilih pada Pilgub Jatim, yaitu mewujudkan Jatim menjadi provinsi yang sehat, sehat sosial, budaya dan politik, sehat pembangunan di lingkungan hidup, sehat ekonomi, dan sehat sumber daya manusia (SDM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara acara launching pengenalan Cagub Sutjipto-Cawagub Ridwan Hisyam yang digelar DPC PDIP Gresik itu tampak mendapat antusias dari ratusan kader dan simpatisan PDIP. Sayangnya pengenalan Cagub-Cawagub  Jatim  yang diusung PDIP itu hanya dihadiri Cawagub, H Ridwan Hisyam. Sementara itu, Cagub Sutjipto Soedjono, yang juga anggota DPR RI ini tidak hadir. Ia sedang diminta Ketua DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri ikut menghadiri rapat pengesahan Rancangan UU Pemilu di DPR RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan Cagub-Cawagub PDIP tersebut disambut antusias ribuan pengurus kader, dan simpatisan PDIP se Kabupaten Gresik. Mereka memakai  baju merah sebagai lambang kebesaran partai berlogo banteng gemuk moncong putih dalam lingkaran tersebut. Juga hadir puluhan pengurus DPD PDIP Jawa Timur, dan anggota DPRD Jatim asal PDIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik, H Hadi Kusono dalam sambutannya mengatakan, PDIP akan all out memenangkan jago  Cagub-Cawagub, Sutjipto Soedjono-Ridwan  Hisyam  yang diusung PDIP untuk memenagkan Pilgub pada 23 Juli 2008, mendatang. Untuk mewujudkannya, pengurus, kader, dan simpatisan diminta solid mendukung jago PDIP tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan buktikan kalau PDIP Gresik solid mendukung Pak Tjipto-Ridwan pada Pilgub 23 Juli 2008 mendatang, "kata Kusono dengan nada berapi-api.  Dikatakan Kusono, pada Konfercab penjaringan kandidat Cagub PDIP untuk maju pada Pilgub 2008 yang diikuti 2 kandidat Sutjipjo Soedjono, dan Soekarwo tahun 2007 lalu, Konfercab  tersebut Soekarwo unggul. Namun, semua  keputusan untuk penentuan Cagub PDIP Jatim diserahkan  sepenuhnya kepada  DPP PDIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"DPP PDIP sudah putuskan  berangkatkan Pak Tjipto sebagai Cagub. Untuk itu, kami kawal keputusan itu. Kami siap menangkan Tjipto-Ridwan," tegasnya. yan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-5089232350915286516?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/5089232350915286516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=5089232350915286516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/5089232350915286516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/5089232350915286516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/ridwan-hisyam-direstui-jk-calonkan.html' title='Ridwan Hisyam Direstui JK Calonkan Wagub'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8am13AW-UI/AAAAAAAAAKM/j-of4bjpexQ/s72-c/tatok.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-4178657898556060633</id><published>2008-02-27T04:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T04:39:38.983-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tim Siluman Mulai Turun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VZ-3AW-LI/AAAAAAAAAFg/bUpayt0d4gU/s1600-h/foto+sampah.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VZ-3AW-LI/AAAAAAAAAFg/bUpayt0d4gU/s320/foto+sampah.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171638683557099698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;untuk menilai kebersihan kantor dinas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;span&gt;$UARAHATI-news,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Gresik - Seorang berpakaian dinas seragam coklat dari Dinas Lingkungan Hidup mulai turun ke lapangan untuk menilai kebersihan masing-masing dinas di lingkungan Pemkab Gresik, kemarin. Salah seorang dari tim itu tampak masuk keruang pimpinan untuk minta ijin. Dari pintu yang lain 4 orang membawa map dan seorang lagi dengan kamera ditangan sibuk menyisir, mencatat dan memotret berbagai temuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai barulah para perangkat kantor itu sadar bahwa baru saja kantornya dinilai kebersihannya oleh tim tersebut. Demikian sekilas gambaran dari tim penilai lomba kebersihan kantor dalam rangka HUT Pemkab Gresik ke 34 dan hari jadi kota Gresik yang ke 521. Rombongan tim penilai itu dipimpin Dra Suprapti dari Forum komunikasi Pekerja Masyarakat Gresik ini beranggotakan 4 orang masing-masing Solikin dari Unmuh Gresik, Nur Mufardah dari STIENU Gresik dan 2 orang yang lain dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertambangan Energi (LHPE) Gresik. Mulai hari ini Rabu (27/2) mereka akan masuk kebeberapa Dinas,&lt;br /&gt;Badan, Kantor dan Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekitar 3 hari sejak hari ini, kami ditugaskan untuk menilai sebanyak 22 kantor yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Gresik. Tidak ada pesan macam-macam, namun kami dibekali dengan beberapa kriteria yang katanya merujuk dari cara penilaian Adipura tingkat Nasional” ujar Suprapti didampingi Kabag Humas pemkab Gresik Drs. Mighfar Syukur, MM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menyiapkan kamera untuk memfoto apa saja yang kiranya kurang atau yang kami nilai bagus. Hal ini sebagai bukti apabila nanti ada rasa ketidakpuasan dari apa yang kami hasilkan,” tambah Suprapti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampah ini sebaiknya tidak ditumpuk di halaman depan seperti ini, serta barang barang yang tidak terpakai bisa disimpan lebih rapi," lanjutnya menghimbau. Mendapat himbauan seperti itu salah seorang pimpinan salah satu kantor di kawasan Bunder ini mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf bu, sampah ini belum sempat kami amankan, karena bak sampah yang baru kami buat belum kering. Kebetulan gudang penyimpanan kantor kami ada di luar, sedang barang-barang yang ada ini memang dalam taraf pembersihan, ternyata tim penilai sudah keburu datang," ujarnya mencoba beralasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pemantauan pada penilaian tersebut masih banyak yang belum siap. Padahal lomba ini sudah kami sosialisasikan beberapa saat yang  lalu. Poin pertama yang kami nilai adalah ruang terbuka hijau. Ternyata masih ada kantor yang belum memanfaatkan ruang terbukanya dengan menanam pohon penghijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang beberapa kriteria lain yaitu pengelolaan sampah, kebersihan kamar mandi, Mushollah, kantin, sanitasi dan saluran air, serta penataan parkir. Dari hasil ini akan diambil 3 kriteria masing-masing dengan predikat bersih, sedang dan kotor. Khusus untuk kantor dengan predikat kotor, maka pihak Pemkab Gresik akan memberikan bendera hitam. yan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-4178657898556060633?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/4178657898556060633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=4178657898556060633' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4178657898556060633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4178657898556060633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/tim-siluman-mulai-turun.html' title='Tim Siluman Mulai Turun'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VZ-3AW-LI/AAAAAAAAAFg/bUpayt0d4gU/s72-c/foto+sampah.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-1602460686471099784</id><published>2008-02-27T03:35:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T04:07:33.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pengusaha Mengeluh Larangan Gubernur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VSeHAW-KI/AAAAAAAAAFY/lm53kpLv5XA/s1600-h/foto+kayu+sidakk.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VSeHAW-KI/AAAAAAAAAFY/lm53kpLv5XA/s320/foto+kayu+sidakk.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171630424334989474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span&gt;$UARAHATI-news, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Gresik-Sejumlah pengusaha kayu di Gresik mengeluhkan larangan Gubernur Propinsi Sulawesi dan Papua yang tidak membolehkan bahan baku kayu dikirim ke pulau Jawa. Pasalnya larangan itu menyebabkan pengusaha kesulitan mendapatkan bahan baku, sehingga mereka terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja karena produsen mereka mengalami penurunan drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi tersebut diketahui setelah Ketua Komisi B DPRD Gresik, M.Hamim Mubham bersama Kepala Dinas Pendidikan Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab, Hari Sucipto melakukan sidak ke beberapa pabrik kayu di Kecamatan Kebomas, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur  PT Eastwood Hari Busono mengatakan untuk bertahan saja saat ini sudah sulit karena kesulitan untuk mendapatkan pasokan bahan baku kayu, padahal biasanya pihaknya dengan mudah bisa mendatangkan kayu dari Kalimantan. Penyebabnya lantaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami selama ini ambil kayu, seperti Ulin  dari Sulawesi, Papua, dan daerah luar Jawa lain. Tapi, sekarang kayu tersebut  tidak boleh keluar dari daerah asal karena ada larangan surat dari Gubernur," ujar Hari Busono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Hari Busono kesulitan pengusaha mendapatkan bahan baku tersebut membuat produksi kayu olahan untuk pasar ekspor terus menurun, sehingga harus terpaksa mengurangi jumlah pekerja. "Kalau tidak ada bahan baku kayu kan tidak ada kerjaan sehingga banyak pabrik kayu mengurangi pekerja karena tidak ada yang dikerjakan," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Komisi B DPRD Gresik dan Disperindag itu juga melakukan sidak pabrik kayu lainnya di Kecamatan Kebomas yaitu ke PT Inti Prospek Sentosa, jalan Mayjen Soengkono, Kebomas, PT Antamas Tekad Makmur, Kebomas,  dan PT Dharma Satya Nusantra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua Komisi  B, Djumanto mengusulkan pemerintahan daerah agar bekerjasama dengan pemerintah propinsi Papua dan Sulawesi. "Pemerintah daerah memang harus bekerjasama dengan dua propinsi itu agar pengusaha kayu di Gresik bisa dengan mudah mendapatkan bahan baku dari luar Jawa, sebab sulitnya mereka mendapatkan  bahan baku ini telah berimbas pada karyawan. Jadi kalau masalah itu tidak segera diatasi maka berarti akan menambah jumlah pengangguran," terang Djumanto. yan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-1602460686471099784?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/1602460686471099784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=1602460686471099784' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/1602460686471099784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/1602460686471099784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/pengusaha-mengeluh-larangan-gubernur.html' title='Pengusaha Mengeluh Larangan Gubernur'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8VSeHAW-KI/AAAAAAAAAFY/lm53kpLv5XA/s72-c/foto+kayu+sidakk.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-6356263508680276060</id><published>2008-02-26T04:02:00.000-08:00</published><updated>2008-02-26T04:06:00.915-08:00</updated><title type='text'>PT Semen Bakal Digugat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PN Eksekusi Rumah Selamet Rp 1,7 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;$UARAHATI-news,&lt;/span&gt; Gresik- Pengadilan Negeri (PN) Gresik bakal mengeksekusi bangunan dan tanah milik H. Selamet (40) senilai Rp 1, 7 miliar di Jl. Amak Kasim. Untuk megamankan jalan eksekusi yang akan dilakukan besok (Rabu, 27/2), sebanyak 400 petugas, baik dari Polda, Polwitabes dan Satpol PP telah dikerahkan. Jika mendapat perlawanan, eksekusi itu tetap  jalan. Sebab, batas toleransi yang diberikan PT. Semen Gresik (SG) selaku pemohon kepada H. Selamet, putra ketiga almrahum H. Ashari,  sudah tidak bisa ditawar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu, eksekusi tetap jalan meski mendapat perlawanan," kata Sudiwardono, SH Ketua Pengadilan Negeri Gresik, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, tepatnya pada 1995 eksekusi itu sudah dilakukan. Namun karena mendapat perlawanan, sehingga eksekusi itu gagal dilaksanakan. Selanjutnya, H. Selamet berjanji akan mengosongkan tanah itu paling lambat 2000. Dan itu dilakukan dihadapan notaris. Namun, faktanya hingga kini, tanah itu tidak diserahkan ke PT. Semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan oleh anak-anaknya tanah itu malah didirikan bangunan," jelasnya. Atas kuasa hukum PT. Semen Gresik, Martin, mengajukan ke pengadilan untuk dilakuan eksekusi lanjutan. Obyek yang akan dieskeskusi itu kata Sudiwardono, selain tanah seluas 2500 meter juga 6 bangunan rumah, kecuali mushola yang tidak turut dieksekusi untuk kepentigan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan mantan ketua PN Nganjuk ini, meski H. Selamet telah mengajukan peninjuan kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA), namun itu tidak akan berpengaruh terhadap jalannya eksekusi. "Jadi PK itu tidak akan berpengaruh jalannya eksekusi. Apalagi PK itu sudah tiga kali diajukan dan ditolak," jelasnya.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, H. Selamet dikonfiemasi membenarkan eksekusi atas bangunan dan rumah miliknya yang akan dilakukan oleh petugas juru sita pengadilan itu. Ia berjanji tidak akan melakukan perlawanan atas&lt;br /&gt;eksekusi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak akan melakukan perlawanan. Saya akan melakukan perlawanan secara hukum," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika sampai terjadi pengerusakan, direktur CV. Selamet yang bergerak dibidang Tenaga Bongkat Muat (TBM) ini akan menuntut balik PT. Semen Gresik. "Jika itu sampai terjadi, Semen akan saya tuntut. Bangunan rumah itu milik saya bukan milik Semen.Orang yang tidak punya rumah saja dapat ganti ribu, apalagi saya," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, semua aset miliknya itu senilai sekitar Rp. 3 miliar lebih. Rumah mewah yang dibangunnya itu saja bahkan menelan dana sekitar Rp.1,7 M. Karena jika eksekusi itu sampai terjadi pengerusakan, akan melakukan perlawanan. Menurtnya, pengerusakan itu bukan persoalan hukum lagi, melainkan sudah Hak Asasi Manusia (HAM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan H. Selamet tidak segera mengosongkan tanah itu karena ia mepunyai bukti sendiri atas kepemilikan tanah itu. Ceritanya, tanah seluas 2.867 ha itu sebelumnya dibeli oleh ayahnya H. Ashari dari H. Marzuki yang hingga kini belum pernah dilakukan PPAT. Berdasarkan leter C pethok D No.104 tanah itu masih atas nama Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus tanah itu sebagian seluas 0,156 ha dibeli PT. Semen untuk jalan. Jadi bukan milik Semen," tegasnya. yan&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-6356263508680276060?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/6356263508680276060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=6356263508680276060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/6356263508680276060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/6356263508680276060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/pt-semen-bakal-digugat.html' title='PT Semen Bakal Digugat'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-4167715121388549729</id><published>2008-02-25T04:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T04:25:34.916-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Portal Desa Dihapus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;$UARAHATI-news&lt;/span&gt;, Gresik- Portal yang ada di desa-desa bakal dihapus. Ini lantaran keberadaannya meresahkan masyarakat. Bahkan penghapusan portal itu diintruksikan langsung Bupati Gresik Robbach Ma'sum tertanggal 31 Januri 2008 lalu kepada semua camat di Gresik. "Untuk miningkatkan pendapatan asli desa (PAD) hendanya keberadaan dan fungsi portal jalan desa dtiadakan (tanpa ada portal)," tegas bupati dalam surat intruksinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik itu juga melarang keras kendaraan melebihi tonase melewati atau melalui jalan desa dan jalan poros desa. Sementara, untuk pemeliharaan jalan itu dapat dianggarkan dari biaya Alokasi Dana Desa (ADD) yang diatur dalam Peraturan Desa (Perdes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Bupati minta kepada semua kepala desa (kades) melalui camat masing-masing untuk segera menindaklanjuti isntruksi itu. Jika mash ada desa yang tetap memberlakukan portal, akan mendapat sanksi. Sebab, untuk pemiliharaan jalan desa itu sudah diangarkan dari ADD. Sehingga desa tidak boleh memberlakukan portal lagi," ujar Mighfar Syukur, Kabag Humas Pemkab Gresik, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; Keberadaan portal di kabupaten Gresik, terlebih di wilayah Gresik Selatan  memang sudah cukup meresakan bagi pemilik kendaraan roda empat. Sepertinya tidak ada desa yang bebas dari portal. Setiap kendaran roda empat masuk, selalu dipungut biaya portal yang besarnya berbeda. Ada yang sekali masuk Rp. 1000, ada juga yang Rp. 2000. yan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-4167715121388549729?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/4167715121388549729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=4167715121388549729' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4167715121388549729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4167715121388549729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/portal-desa-dihapus.html' title='Portal Desa Dihapus'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-657883761063913197</id><published>2008-02-25T04:10:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T04:20:39.163-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pejabat Antri Donor Darah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8KyZXAW-II/AAAAAAAAAFA/5rvN-z2iSY4/s1600-h/Dsc_0003.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8KyZXAW-II/AAAAAAAAAFA/5rvN-z2iSY4/s320/Dsc_0003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170891470916745346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;$UARAHATI-news&lt;/span&gt;, Gresik- Baru dibuka sejam, sudah 43 orang pendonor yang telah menyumbangkan darahnya saat aksi donor darah dalam rangka HUT Pemkab Gresik ke 34 dan hari jadi kota Gresik yang ke 521, kemarin. Bertempat di ruang lobby Kantor Pemkab Gresik aksi donor darah sehari ini berlangsung marak. Betapa tidak sejumlah kursi ruang tunggu telah dipenuhi oleh beberapa pendonor yang antri menunggu giliran. Panitia hanya menyiapkan 4 tempat tidur dengan jumlah tenaga sebanyak 10 orang dari PMI Gresik dan Dinas kesehatan Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Donor darah ini merupakan salah satu kegiatan sosial dari beberapa kegiatan lain yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Dalam kegiatan ini, tim panitia dari Dinas Kesehatan Gresik dan PMI Gresik mentargetkan jumlah pendonor sebanyak 120 orang. Dari daftar hadir yang kami siapkan untuk pendonor memang sebanyak itu. Tapi tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan meningkat, mengingat baru dibuka satu jam saja jumlahnya sudah 43 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai jam 12 siang ini sudah 98 orang yang telah mendonorkan darahnya. Jumlah ini akan terus bertambah karena dari undangan beberapa satker, masih ada beberapa satker yang belum hadir. Dan mereka sudah&lt;br /&gt;menyatakan siap hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami yakin, jumlah pendonor akan melebihi dari target yang diperkirakan," ujar Kabag Humas Pemkab Gresik, Drs. H.Mighfar Syukur, MM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pendonor yang hadir, ternyata ada 2 (dua) calon pendonor yang terpaksa kami tolak, karena saat pemeriksaan pradonor mereka didiagnosa menderita tekanan darah tinggi (Hypertensi) dan pasca keguguran (post abortus). Jenis darah golongan O mendominasi dari seluruh golongan darah yang ada yaitu mencapai 40% dari jumlah keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dari satker serta organisasi yang terbanyak menyumbangkan darahnya adalah dari Kodim 0817 Gresik sebanyak 17 pendonor. Disusul oleh Satpol PP sebanyak 10 orang pendonor. "Ya kalau diakhir waktu nanti Satpol PP mengerahkan pasukannya untuk donor darah, niscaya kelompok Satpol PP ini akan mendominasi dan menggeser pendonor Kodim," kata Yohana, petugas dari Dinkes Gresik. yan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-657883761063913197?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/657883761063913197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=657883761063913197' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/657883761063913197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/657883761063913197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/pejabat-antri-donor-darah.html' title='Pejabat Antri Donor Darah'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R8KyZXAW-II/AAAAAAAAAFA/5rvN-z2iSY4/s72-c/Dsc_0003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-8025197770436463011</id><published>2008-02-24T04:51:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T04:56:04.623-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tujuh Rumah Dibongkar Paksa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;jika bersikukuh menolak ganti rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;SUARAHATI-news&lt;/span&gt;, Gresik-Pemkab Gresik tidak akan memberikan toleransi bagi warga yang menolak ganti rugi pelebaran Jl. Sunan Prapen yang menghubungkan ke wisata makam Sunan Giri, bahkan rumah mereka akan dibongkar paksa. Rencananya pelebaran jalan itu dari 4 meter menjadi 9 meter. Ada tujuh rumah yang masih alot tidak mau menerima ganti rugi dari Pemkab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan warga lainnya sudah menerima ganti rugi pada 2007 lalu. Besarnya ganti rugi untuk tanah sama di tiga desa di Kecamatan Kebomas itu senilai Rp.675 ribu/M3. Untuk bangunan Rp. 1.250/ M3 dan tanaman dihargai variatif. Dari tujuh rumah yang masih bersikukuh itu diantaranya adalah warga Desa Giri, 2 orang, Kelanggonan 3 orang dan Sekarkurung 2 orang. Mereka bertahan tidak mau menerima ganti rugi, sebab harga yang ditawarkan pemkab itu dinilai masih teralalu murah. Sedangkan semua warga lainnya sudah bersedia menerima ganti rugi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Pemkab tetap akan melebarkan jalan kawasan wisata makan Sunan Giri itu untuk kepentingan masyarakat yang sering terganggu karena adanya kemacetan lalulintas di kawasan tersebut. "Kalau masih ada warga yang tidak mau dengan ganti rugi dari Pemkab, maka uang ganti ruginya akan kita titipkan ke pengadilan dengan sistem konsinyasi. Sementara rumah mereka akan tetap kita bongkar secara paksa," ujar Arsadi, SH Asisten I Pemkab Gresik saat ditanya wartawan, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pemkab membongkar paksa, kata Arsadi, karena pelebaran jalan itu untuk kepentingan umum. Jika 7 warga itu tetap tidak mau melepaskan tanahnya, dianggap tidak mendukung program pemerintah untuk kepentingan umum. Apalagi pelebaran jalan itu sudah saatnya dilakukan. Sempitnya jalan  menuju makam Sunan Giri itu bahkan karap kali menimbulkan&lt;br /&gt;kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Kabag Hukum Pemkab ini menjelaskan masih ada waktu untuk melakukan nego dengan 7 warga itu. Dan diharapkan Arsadi, pembongkaran secara paksa itu tidak sampai terjadi. "Kita tetap melakukan pendekatan, bagaimana mereka mau melepaskan tanahnya. Sebab, pelebaran jalan itu untuk kepentingan umum," tegasnya. yan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-8025197770436463011?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/8025197770436463011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=8025197770436463011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/8025197770436463011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/8025197770436463011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/tujuh-rumah-dibongkar-paksa.html' title='Tujuh Rumah Dibongkar Paksa'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-7857604948838005916</id><published>2008-02-22T02:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T18:42:43.942-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pemkab Canangkan Bersih Bersih 1 Jam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R76xj3AW-GI/AAAAAAAAAEQ/-OFSvwQOv84/s1600-h/DSC00676.JPG"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R76xj3AW-GI/AAAAAAAAAEQ/-OFSvwQOv84/s200/DSC00676.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169764651886901346" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Drs.H. Mighfar Syukur, MM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kantor Kotor Diberi Bendera Hitam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;$UARAHATI-news&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Gresik- Pemkab Gresik mencanangkan setiap Jumat bersih-bersih satu  jam untuk membudayakan hidup bersih juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat bersih. Selain itu juga meningkatkan dan mempertahankan Adipura yang telah diterima Pemkab Gresik secara berturut-turut selama dua tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekda Gresik Drs. Husnul Huluq, MM saat Apel pagi di hadapan seluruh karyawan/wati di lingkungan skretariat Pemkab Gresik Jum’at, kemarin menjelaskan bahwa mulai hari ini (setiap hari Jum’at) Pemkab Gresik mencanangkan bersih-bersih satu jam. "Ini bertujuan  selain sebagai usaha membudayakan hidup bersih juga meningkatkan kesadaran kita akan manfaat hidup bersih, tentunya harus di mulai dari diri kita sendiri, disamping itu juga  meningkatkan dan mempertahankan Piala Adipura yang merupakan lambang supremasi bidang  kebersihan yang telah kita pertahankan selama ini. Yang jelas mempertahankan lebih sulit  dari pada meraih," ujar Huluq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua PCNU Gresik ini juga mengingatkan kebersihan bukan tanggungjawab Pemerintah  saja, tapi peran masyarakat sangatlah dibutuhkan, untuk itu komitmen kebersamaan dan saling membantu sangatlah di perlukan, jika hal ini terealisasi tak menutup kemungkinan Gresik akan lebih baik, sejuk, segar, kondusif, aman dan tertib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemkab Gresik telah membentuk Tim pemantau kebersihan, yang bertugas untuk mengawasi kebersihan lingkungan  Kantor/Dinas, jika Kantor/Dinas yang lingkunganya kotor kami tak segan-segan akan memasang  bendera hitam," ungkap Huluq yang Ketua PMI Cabang Gresik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan yang sama Bupati Gresik Drs. KH Robbach Ma’sum MM menerima  kendaraan roda tiga (angkut sampah) sebagai bentuk partisipasi dari Perusahaan secara  simbolis diwakili pihak PT. Semen Gresik diserahkan epada Bupati Gresik, dan diteruskan  kepada Kepala Dinas PU Kab Gresik Ir Tugas Husni Syarwanto selaku penangyungjawab  Kebersihan. Sampai saat ini jumlah kendaraan roda tiga pengangkut sampah sebanyak 20 unit  yang merupakan partisipasi dari PT. Semen Gresik 8 Unit, PT. Wings Surya 1 unit, PT.  Smelting 1 Unit, PT. Sumber Mas Indah Plywood 1 Unit, PT. Petrochina 2 Unit dan dari APBD 7  Unit. Kendaraan tersebut akan di manfaatkan sebagai pendamping pasukan kuning, serta mengisi  waktu yang luang untuk mengambil sampah yang masih ada di jalanan, artinya jika pasukan  kuning sedang istirahat, maka kendaraan inilah yang nantinya akan membilasi sampah-sampah  yang tercecer di jalanan, sehingga sepanjang jalan akan tetap bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi sehubungan kendaraan  masih belum mencukupi, untuk sementara kegiatannya difokuskan pada perkotaan, namun demikian  jika didaerah menghendaki, kami siap meluncurkan kendaraan tersebut," terang Kepala Dina PU Ir. Tugas Husni syarwanto, MM melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Drs. Mighfar Syukur MM. Apel pagi sekaligus pencanangan bersih-bersih satu jam yang diikuti serentak seluruh Dinas, Kantor, Bagian se Kab Gresik, sekaligus menandai HUT Pemkab Gresik ke 34 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 521. yan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-7857604948838005916?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/7857604948838005916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=7857604948838005916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/7857604948838005916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/7857604948838005916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/setiiap-jumat-pemkab-canangkan-bersih.html' title='Pemkab Canangkan Bersih Bersih 1 Jam'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R76xj3AW-GI/AAAAAAAAAEQ/-OFSvwQOv84/s72-c/DSC00676.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-2746697332343156452</id><published>2008-02-21T08:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T05:37:40.927-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tak Tahan Bau Polusi Menyengat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R74QKnAW-FI/AAAAAAAAAEI/kwoTc_QMTUU/s1600-h/IMG_1982.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R74QKnAW-FI/AAAAAAAAAEI/kwoTc_QMTUU/s400/IMG_1982.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169587196723132498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warga Ancam Demo Petro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$UARAHATI-news, gresik - Warga Desa Lumpur dan Telogo Pojok Kecamatan Manyar tidak tahan dengan polusi pabrik PT Petrokimia Gresik (PG). Pasalnya selain polusi pupuk terbesar Indonesia itu baunya pesing menyengat hidung, dan menyebabkan mata perih juga mengganggu lingkungan sekitar  warga.   "PT. Petrokimia Gresik maupun anak perusahaannya harus peduli dengan nasib warga. Kami tidak perlu minta  ijin ke Polres. Begitu bau menyengat itu tercium warga, kita akan langsung melakukan aksi unjuk rasa," ujar Moh. Tabrani, warga Telogo Pojok, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polusi pabrik bukan hanya menyengat hidung dan membuat sesak nafas, tapi juga membuat kepala pusing itu dirasakan warga belakangan sekamin parah. Apalagi jika angin kencang, baunya  minta ampun. Bahkan, sejumlah tanaman di anak perusahaan Petro, seperti PT. Oxo dan PT. Phonska sejak sebulan ini banyak yang mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mati, daun pohon itu berubah warna menjadi merah yang diduga  terkena polusi  PT. Phonksa. Akibat polusi itu,  genting rumah milik warga Telogo Pojok juga berubah  warna menjadi merah. "Mukena, peralatan sholat, saat dijemur tidak lama langsung berubah menjadi merah. Puluhan burung merpati milik saya bahkan banyak yang mati. Dari 14 kini tinggal dua," tambah Syamsul warga Telogo Pojok lainnya.  Siti, ibu Syamsul menambahkan, bau menyengat itu dirasakan terjadi setiap hari. Tapi, belakangan ini bau itu semakin menusuk hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sudah begitu, kepala langsung pusing dan nafas sesak. Tapi, terus gimana lagi. Mau pindah rumah juga tidak mungkin. Ya terpaksa tiap hari saya harus hirup racun itu." katanya pasrah. Karena terkena imbas polusi pabrik itulah makanya warga meminta kepedulian Petro untuk melakukan general cek up terhadap kesehatan warga setiap bulan, memberikan masker dan sumur air bersih, juga alat untuk mendeteksi tingkat polusi. Tidak hanya itu, warga juga minta comdev berupa biaya pendikan mulai tingkat SD hingga SMA untuk anak warga dua desa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Tohirin anggota Fraksi PDIP DPRD Gresik mendesak Petro memperhatikan nasib warga, ini lantaran Petro selama ini tidak peduli dengan nasib warga yang setiaphari menghirup polusi pabrik tersebut. "Kalau dilihat dari hasil produksi pabrik yang begitu besar keuntungannya, ternyata tidak sebanding bila dibandingkan dengan penderitaan warga, makanya Petro harus memenuhi permintaan warga," ujar Tohirin yang rumahnya di kota Gresik itu.   Selain itu, lanjut Tohirin mempertanyakan Petro yang membangun dua pabrik lagi. Menurutnya, PT. Petro  dan anak perusahaanya saja sudah membuat warga tak berdaya, kepana masih membangun dua pabrik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah warga mau dimatikan, sebab dengan bertambahnya pabrik itu akan semakin menambah penderitaan warga," kecam pria berambut gondrong ini. Dia juga menyangsikan Amdal ke dua pabrik yang konsultanya berasa  dari Universitas Indonesia (UI). Sebab selama ini warga tidak pernah diajak sosialisasi.  "Demi menyelamatkan warga Petro harus melakukan relokasi. Tapi relokasi itu kok mustahil karena tidak akan membuat nasib warga semakin baik, malah akan semakin terpuruk, ya contohnya saja warga Tepen. Dulu warga Tepen direlokasi oleh Petro tapi nasibnya sekarang malah tambah tidak karuan," tambah Tohirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi itu Kabiro Humas PT. Petrokimia Gresik Hariyono mengaku akan secepatnya turun ke lokasi mengechek kebenaran keluhan warga. "Nanti kita akan tugaskan petugas bagian lingkungan turun ke lapangan melakukan evaluasi. Tapi kalau soal bantuan Petro ke warga sebenarnya sudah lebih dari cukup. Jika warga masih menuntut yang lebih lebih, maka kami akan memperhatikannya," pungkas Hariyono. yan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-2746697332343156452?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/2746697332343156452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=2746697332343156452' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/2746697332343156452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/2746697332343156452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/tak-tahan-bau-polusi-menyengat.html' title='Tak Tahan Bau Polusi Menyengat'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R74QKnAW-FI/AAAAAAAAAEI/kwoTc_QMTUU/s72-c/IMG_1982.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1972609029185747807.post-4072957272032978218</id><published>2008-02-20T15:39:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T15:42:01.961-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Wartawan=Nabi</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; *Refleksi Hari Pers Nasional 2008&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;   Oleh : Ahmad Yani Elbanis&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Profesi wartawan tergolong unik karena berbeda dengan kelompok profesional lainnya. Selain jalan yang dilakoninya berliku penuh kerikil tajam, namun tetap dilewatinya meskipun terkadang harus berdarah untuk mendapatkan sebuah berita yang dianggapnya menarik dan layak jual. Tidak semua orang bisa melakoni profesi ini. Tugasnya, kalau boleh saya umpamakan ibarat seorang Nabi yang menyampaikan kabar atau berita, cuma bedanya jika Nabi menerima pesan (message) atau teks dari Allah melalui wahyu, perantara malakait Jibril. Sedangkan wartawan itu mendapatkan berita dari hasil pencariannya melalui investigasi, baik dengan cara reportase atau melihat secara langsung dari suatu peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara etiomogi Nabi berasal dari bahasa Arab (naba'a, nabi, red) yang berarti seorang penyampai berita. Wartawan juga penyampai berita. Namun masalahnya ketika Nabi menerima pesan dari Tuhan yang sudah sampai ke tangan kita melalui kitab samawi, ia telah mengubah teks redaksional bahasa Tuhan tanpa mengurangi isi subtansi dari pesan tersebut. Sebab Andaikan Nabi itu menyampaikan pesan Tuhan dengan bahasa redaksional-NYA mungkin kita tidak akan pernah memahaminya (vestehend). Karena itu disini diperlukan seorang penterjemah untuk memahami pesan-NYA yang dalam hal ini adalah menjadi tugas Nabi sekaligus sebagai juru bicara Tuhan untuk mendialogkan bahasa-NYA kepada manusia dengan bahasa ummi, agar supaya pesan itu mudah dipahami. Meskipun begitu bukan berarti Nabi sesuka hatinya mengubah pesan Tuhan, walaupun dalam ilmu musthola'ah hadits ada firman Allah yang disampaikan Nabi tapi tidak termasuk Al Quran disebut hadits qudsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kajian ilmu hermeneutik, ada tiga hal untuk memahami teks (wahyu) Tuhan, pertama Tuhan sebagai subjek nara sumber pesan, kedua Nabi sebagai objek penyampai teks, ketiga audien (masyarakat). Ketiganya ini saling berkaitan, misalnya Tuhan memberikan pesan kepada Nabi, maka Nabi menyampaikannya kepada audien dengan logika bahasanya sendiri. Mungkin ada yang berfikir kalau begitu Nabi bisa seenaknya merubah pesan Tuhan berdasarkan seleranya. Tentu tidak demikian. Sebab Nabi saat menyampaikan pesan-NYA kepada umatnya ia tidak mengubah subtansi dari maksud dan tujuan pesan tersebut. Untuk mendialogkan bahasa Tuhan pada masyarakat maka Nabi melakukan berbagai pendekatan, misalnya melalui tradisi,sosial, budaya,dan karakteristik kepribadian yang sesuai dengan kondisi masyarakat pengikutnya, dengan harapan mereka ini bisa memahami pesan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu Hermeneutik diambil dari kisah mitologi Hermes dari Yunani, konon ceritanya Hermes dipercaya oleh Dewa untuk menyampaikan pesannya kepada manusia. Hermes ketika menerima pesan dari Dewa, ia tidak menggunakan bahasa Dewa melainkan dengan gaya bahasanya sendiri agar lebih mudah dicerna dan dipahami oleh masyarakatnya. Dalam perkembangannya, hermeneutik inilah dalam pembahasan ilmu filsafat dijadikan oto kritik untuk mentelaah kebenaran teks kitab suci kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja Nabi menyampaikan teks Tuhan berdasarkan bahasa-NYA, mungkin kita (maaf) tidak akan pernah bisa memahami pesan-NYA yang ada didalam berbagai kitab suci agama samawi. Saat ini saja meskipun pesan-NYA sudah tertulis di berbagai kitab samawi ternyata masih menimbulkan pemahaman yang berbeda, bahkan tak jarang malah memutar balikkan fakta dari kebenaran teks kitab suci. Saya tidak ingin terlalu jauh membahas perdebatan sengit perbedaan cara pandang memahami teks kitab suci samawi, tapi cukuplah bahwa masalah itu menjadi perbincangan hangat di kalangan cendikiawan agamawan. Akibat perbedaan menangkap kebenaran kitab suci samawi ini kemudian melahirkan banyak paham dan firqoh (aliran), namun muaranya bertujuan sama yaitu ingin memahami masksud tersirat dan tersurat dari pesan Tuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seandainya masa kenabian itu belum berakhir, masih terbuka maka tidak akan ada perbedaan dalam memahami kitab suci, karena kita bisa secara langsung bertanya kepada Nabi tentang bagaimana sesungguhnya memahami pesan Tuhan?. Era kenabian memang sudah tiada dan kini yang tertinggal adalah jejak pencarian teks pesan Tuhan yang ada di kitab suci samawi, sehingga dalam memahaminya maka diperlukan sebuah pendekatan ilmu hermeneutik atau dalam Islam dikenal ilmu tafsir. Dan agama-agama di belahan dunia ini tentu sudah mempunyai tafsirnya sendiri yang didasarkan pada keyakinannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks kewartawanan, tentu jika ingin memahami realitas dari suatu peristiwa sosial, budaya, poltik yang terjadi harus berbijak pada pondasi/kode etik yang menjadi landasan dalam melaksanakan tugas profesi ini. Artinya ketika wartawan menjalankan tugasnya, maka ibarat seorang Nabi saat menerima pesan teks dari Tuhan, dia tidak boleh mengurangi atau menambah isi pesan Tuhan seperti yang telah diuraikan diatas. Demikian pula wartawan dalam menjalankan tugasnya maka mereka harus objektif dalam memberitakan apa adanya isi dan maksud sumber berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kaitannya dengan tinjauan hermeneutik,wartawan adalah subjeknya, dan peristiwa atau kejadian ialah objek teksnya, sedangkan media cetak elektronik menjadi audien sebagai wahananya untuk mendialogkan kepada pembaca yang bebas memberikan penilaian penafsirannya. Sehingga jika secara terminologi pemahaman wartawan itu ibarat seorang Nabi maka ia harus memiliki kejujuran dalam menyampaikan pesan berita ke publik. Namun sayangnya, sebagian dari mereka itu masih ada yang membohongi kode etik wartawan, dan sebagian dari lainnya tetap konsisten menjalankan kode etiknya yang tidak akan pernah surut menyuarakan kebenaran. Selamat memperingati Hari Pers Nasional. ''Wallahu a'lam bisshawab''.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1972609029185747807-4072957272032978218?l=suarahati-news.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suarahati-news.blogspot.com/feeds/4072957272032978218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1972609029185747807&amp;postID=4072957272032978218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4072957272032978218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1972609029185747807/posts/default/4072957272032978218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suarahati-news.blogspot.com/2008/02/wartawannabi.html' title='Wartawan=Nabi'/><author><name>yani elbanis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06625717950989657550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_dl-uDHT7MEE/R7y9bXAW90I/AAAAAAAAAAc/TrnlM39a6PY/S220/yani.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
